Padat merayapnya arus pemudik Lebaran di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk kali ini membuat instansi terkait bergerak cepat guna mengurai tumpukan antrean kendaraan pemudik di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Bali, Rabu (21/6/2017) pagi tadi.
Pantauan redaksi Rabu ini, tumpukan antrean kendaraan pemudik di Kelurahan Gilimanuk sudah mencapai sekitar 1 Km.
Kepala antrean kendaraan pemudik mulai memadati areal di depan Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk dengan ekornya mencapai di depan kantor Lurah Gilimanuk.
"Antreannya tadi sudah sampai di depan kantor saya. Sekitar pukul 10.00 WITA sudah padat di depan kantor," kata Lurah Gilimanuk, I Gede Ngurah Widiada ketika dikonfirmasi pagi ini.
Sementara itu, Kepala Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) Ketapang - Gilimanuk, Arief Muljanto mengatakan peningkatan arus mudik Lebaran 1438 H kali ini sudah mulai tampak pada H-15 Lebaran kemarin.
Menurutnya, kondisi tumpukan antrean kendaraan Pemudik pada Rabu ini sudah diantisipasi pihaknya dengan memberlakukan skema penyeberangan sangat padat.
Dengan skema ini, pihaknya mengoperasikan sebanyak 32 Kapal Motor Penumpang (KMP).
Yang mana, kata dia, 32 KMP ini 20 unit diantaranya beroperasi di dermaga Mobile Bridge (MB) I, MB II, MB III dan dermaga Ponton. Sedangkan, 10 unitnya lagi beroperasi di dermaga Landing Craft Machine (LCM).
"Peningkatan arus kendaraan Pemudik ini sudah terjadi semejak Rabu dini hari pukul 00.00 WITA tadi dan ini tidak kami prediksikan sebelumnya. Prediksi puncak arus Mudik itu H-3 dan H-2 besok ini," bebernya.
"Nah karena ini Pemudiknya sudah membludak, maka kami langsung memberlakukan skema peyeberangan sangat padat. Kami loncati skemanya dari kemarin normal menjadi sangat padat, skema padatnya dilompati saja," tandas Arif Rabu ketika ditemui Rabu pagi tadi.
Baca Juga ; Kecelakaan Maut Gilimanuk
Baca Juga ; Kecelakaan Maut Gilimanuk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar